Minggu, 19 Februari 2012

Kau, menulis pagi...

(untuk Asni, pada subuh yang merdeka)

Kau menulis pagi
Ketika mata pena cinta berpenar terang
Lalu menulisnya pada catatan biru
: ku lumat dalam semua bahasa

Kau menulis semua bahasa biru
Dalam semua narasi kerinduan
Dalam semua kitab perjalanan kita

: cinta, adalah keabadian

Aku merangkainya
Membawa semua catatan Dalam perahu
Yang engkau percaya aku menjadi nahkoda nya

: cinta, membuat kita sepakat menjadi pemberani!!!

Aksara Cinta...

Aku lelaki malam.
Aku suka menepi dibalik gelap,
lalu menyimpan semuanya dalam sepi.
Tapi kadang aku senang singgah ditengah terang,
Sebab dari situ, dibalik gelimang cahaya...aku tak perlu khawatir melihatmu.

Untaian aksara ku tak merangkai lara,
hanya bait-bait yang kadang menitip sendu
Kadang pula mengigau rancu,
atau pula sedikit membagi asa.

Begitulah...
Barisan abjad ku tak merupa kata.
Tercerai berai entah mengeja apa.
Mungkin, kamu dan sunyi malam.....
Sekian.

Minggu, 12 Februari 2012

setahun kita..

Entahlah..,
jika kau bertanya sampai kapan aku akan mencintaimu,
maka bisa ku pastikan engkau tak akan mendapatkan jawaban apa-apa...
Sebab aku tak pernah berpikir akan seberapa lama sanggup mencintaimu,
yang aku pikirkan hanyalah bagaimana cara untuk tak berhenti menyayangimu.



365 hari kita..

Penerapan Standar ISO 9000 Pada bidang Kostruksi


A.Pendahuluan

Kualitas atau mutu merupakan salah satu senjata yang paling penting dalam persaingan yang tidak terduga dan kompetisi  pasar. Kualitas merupakan alat yang sulit dipahami dan tidak jelas, namun walaupun banyak yang mendefinisikannya namun definisi kualitas berbeda sesuai situasi bisnis tertentu, organisasi, atau pelanggan. Namun, definisi kualitas dalam konstruksi sangat sulit ditentukan karena terdapat keunikan metode konstruksi, produk dan  tenaga kerja yang dapat terlibat dalam sebuah proyek tunggal. Tidak seperti produk  normal, yang dapat dibawa kembali ke  line produksi jika tidak memenuhi persyaratan, produk konstruksi biasanya dalam bentuk proyek yang setelah dibangun,tidak dapat diubah. Ini merupakan salah satu keunikannya, adapun kendala lain adalah masalah waktu pertemuan, biaya dan kinerja.  Dalam bidang kontruksi yang menghabiskan waktu  yang lama akan sulit  mengidentifikasi sumber masalah .  Kualitas dalam bidang kontruksi sangat penting umtuk mengahdapi kompetisi internasional.
                Banyak penelitian dilakukan berkaitan dengan penerapan TQM dan itu adalah keyakinan bahwa manfaat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi, kualitas produk lebih baik, dan pangsa pasar yang lebih tinggi sering diperoleh setelah penerapan TQM oleh perusahaan konstruksi. Hal ini diyakini bahwa yang paling penting penentu keberhasilan suatu organisasi dalam menerapkan TQM adalah kemampuan untuk menerjemahkan, mengintegrasikan, dan  akhirnya melembagakan perilaku TQM ke dalam praktek sehari-hari pada pekerjaan. TQM adalah cara berpikir  tentang  tujuan, organisasi, proses, dan orang-orang untuk memastikan bahwa hal yang benar dilakukan dengan benar pada kali pertama. Ini adalah utama  perubahan organisasi yang memerlukan transformasi dalam budaya, proses, prioritas strategis, keyakinan, dll dari  organisasi.
               

Sabtu, 11 Februari 2012

Melompati Lompatan.

Membicarakan Perayaan Hari Raya Imlek atau Tahun Baru China tanpa membicarakan keberhasilan China hari ini, ku pikir adalah sama halnya dengan membuat perbincangan itu menjadi tidak menarik. Sebab tanpa kemudian bermaksud untuk mereduksi aspek cultural dari perayaan ini, kita telah sama-sama memahami bahwa setiap kebudayaan dan peradaban dimuka bumi yang memiliki sistem penanggalan tahun, momentum pergantian tahun atau Tahun baru akan identik dengan perayaan sebagai sebuah bentuk kesyukuran kepada

Perempuan dan Rahasia

Burung tak sempat bertanya
Apakah dirinya merdu
Apa itu yang bernyanyi menembus awan
Dan mengantar hujan
Ia hanya terbang, merajut cinta dengan daun dan musim
Hingga semua telinga terjaga oleh kebenaran suaranya


Gurindam Dua Belas


Gurindam Dua Belas
Oleh: Raja Ali Haji


Gurindam Pasal 1

Barang siapa tiada memegang agama,
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

Barang siapa mengenal yang empat,
maka ia itulah orang yang ma'rifat

Barang siapa mengenal Allah,
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

Barang siapa mengenal diri,
maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri.

Barang siapa mengenal dunia,
tahulah ia barang yang teperdaya.

Barang siapa mengenal akhirat,
tahulah Ia dunia mudarat.

Selasa, 23 Agustus 2011

Warna uzur Kemerdekaan kita; “Benci dan Tragedi Kemanusiaan”


  Tidak seorang pun pernah benar-benar kehilangan cinta. Karena itu, pembunuhan sesungguhnya tak pernah dipahami. Jika orang sudah menjadi ter-jahat, ter-bandit, ter-pengkhianat, ter-kakap, bahkan ter-binatang atau ter-setan, kita yang menikamkan pedang di dadanya mencatat suatu tingkat kebinatangan yang lebih tinggi dari sang mayat.

Rabu, 26 Januari 2011

di...?

Kita baru saja melewatkan desember yang gemilang,
 penuh romansa juga melankolia.


persetan dengan apa kata orang,
toh ketika mereka memilih kebencian sebagai teman
malaikat bodoh mana yang mau peduli...


diMata.,


diMalam.,


Lao Tse said...

“ Betapa pun kuatnya seorang laki-laki,
bila ia tetap menyadari kelembutan wanita,
ia akan puas walau harus menempati kedudukan yang terendah di dunia.

Bila ia puas dengan kedudukan yang terendah di dunia 
dan selalu menyadari jati dirinya,
ia memiliki kemurnian seperti bayi yang baru dilahirkan.

Jumat, 31 Desember 2010

Jejak-jejak Kaki

September..,

aku kembali disuatu sore yang begitu jingga
disuatu masa yang selalu ku nanti.
Dimana langit nampak sangat bersahabat
Sambut menyambut membentuk tawa
Lalu perlahan merangkai bahagia
Sebab disana, pada bentangannya
Samar kulihat ada cinta yang mengukir.

                                  ******

Oktober..,

Hujan yang tak begitu deras baru saja berlalu
Ku temukan jejak-jejaknya pada tanah yang basah,
pada rerumputan yang kuyup
juga disela-sela dedaunan yang masih segar.
Aku selalu yakin ini adalah awal,
Ini adalah bulan-bulan basah,
Oktober menandai
Dan seluruh musim penuh dengan air
ahh…kucium aroma kehidupan,
pertanda baik bagi mereka yang bersabar
sebab Tuhan selalu beserta mereka yang berusaha
dan muka bumi jadi hamparan kesempatan-kesempatan bila berikhtiar.
Cukuplah itu menjadi alasan,
Ikhtiar adalah kunci.
hidup memang harus berpijak ke bumi
sebab langit hanya menjanjikan hujan
tapi manusialah yang menanam benihnya.

Takdirku adalah ikhtiarku atas hidupku..
(terimakasih untuk kesempatannya yang kedua)
                  
                                      ****

Rabu, 01 Desember 2010

Kanjeng Gusti

Sejenak kutinggalkan raga
Mencoba menembus dimensi yang berbeda
Dalam pencarian yang sebenarnya
Antara ruang dan masa…

Sampai akhirnya kuterbentur pada dinding syariat,

Membelenggu aku dalam ikhtiar dan tabiat
Mengikatku pada budaya dan istiadat
Karena zaman kita beradat,
Karena kita berbeda dalam masa…

Masa membuatku tak bisa menggapaimu

dalam dekapan yang sahaja…
Masa membuatku hanya bisa bermimpi ,
Dan tak bisa mewujudkannya dalam karya yang nyata…
Kita begitu jauh dan terpisah oleh masa…

Maka demi masa.,

kumencintaimu dalam setiap alurnya…